Senin, 6 Agustus 2012, 12:33 –
Sumarno Syafe’i : Peristiwa Nuzul Quran Ajarkan Kejujuran

Tanjungpinang_Humas——Peringatan nuzulul Quran tingkat Provinsi Kepulauan Riau berlangsung meriah. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Daerah Tanjungpinang Jalan SM. Amin tepi Laut Tanjungpinang. KH. Sumarno Syafe’i salah satu penceramah salah satu program Televisi Swasta Nasional berkenan memberikan tausiyah.

Acara diawali dengan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim piatu. Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Kepulauan Riau Drs. H. Muhammad Sani, Wagub Kepri Dr. H. Soerya Respationo, MH, Sekda Prov Kepri Dr. H. Suhajar Diantoro, Ketua DPRD Kepri Ir. H. Nur Syafriadi,.M.Si, Kepala Kanwil Kemenag Kepri Drs. H. Handarlin H.Umar, FKPD Se Kepri, undangan dan para ibu anggota majelis taklim dari seluruh penjuru negeri.

Dalam tausiyahnya KH. Sumarno Syafe’i mengatakan banyak persoalan bangsa yang harus dihadapi secara bersama secara kompak. “Dalam peringatan nuzulul quran ini kita bicara dalam konteks Al-quran. Kita akan bisa berjalan secara bersama kalau kita kembali kepada Al-Quran”, kata Sumarno Syafe’i.

Beliau juga mengatakan bahwa Islam sangat menunjung tinggi kebhinekaan sebagaimana tengah dijalankan di negara Indonesia. “Dalam Islam tidak ada masalah dengan perbedaan agama, karena Islam sangat menghargai adanya perbedaan agama”, tambah Sumarno Syafe’i yang disambut aplaus jamaah. “Sesungguhnya kita negara yang kaya, jika semua kita tahu dengan posisi, tugas dan tanggung jawab kita masing-masing niscaya tidak akan terjadi masalah”, tambah Sumarno.

Menurutnya pelajaran lain yang dapat dipetik dari peringatan nuzuul quran adalah ketika Rasulullah menerima wahyu yang pertama adalah kalimat “iqra” yang berari “baca”. Dalam peristiwa itu Rasulullah berkali-kali diperintahkan oleh malaikat untuk membaca tetapi dengan penuh kejujuran nabi mengatakan tidak dapat membaca. Ini bermakna bahwa sikap jujur menjadi penting untuk kita lakukan.

“Tidak gampang menjadi orang yang jujur. Kita hidup penuh dengan klise, kita hidup penuh dengan aksesoris, yang mambuat kia lupa akan tanggung jawab kita”, ujar Sumarno.Acara nuzulul quran diakhiri dengan buka puasa bersama oleh para undangan yang hadir dalam kesempatan tersebut. (hat)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.010414 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 528973
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.